Skip to main content

Ringkasan Materi Komunikasi dan Negosiasi Bisnis

Komunikasi Interpersonal & Personal Branding 

Komunikasi Interpersonal 

  • Pengertian 

    Komunikasi Interpersonal adalah komunikasi yang terjadi antara dua orang atau lebih untuk bertukar
informasi, ide, perasaan, atau pandangan secara verbal maupun non verbal melalui lisan, tulisan, gerak di media cetak atau digital , maupun interaksi secara langsung.
  • Cara melakukan komunikasi interpersonal yang baik
- perhatian fokus kepada orang yang sedang berbicara
- menggunakan bahasa yang jelas dan mudah dimengerti
- mampu melihat sisi positif dan negatif dari hal yang dibicarakan oleh lawan bicara, lalu mengambil sisi positifnya.
- memanggil lawan bicara dengan nama yang dia inginkan
- melihat situasi dan sudut pandang lawan bicara
- memberikan umpan balik positif dan menghindari kritik yang merendahkan

Personal Branding 

  • Pengertian
   Personal Branding adalah Kemampuan memperkenalkan keunikan diri kepada orang lain baik berupa karakter, karya, nilai yang dianut secara sistematis dan berlangsung terus menerus secara berkesinambungan.Personal branding sendiri berfokus pada membedakan diri dengan orang lain, menyoroti keahlian, pengalaman, dan nilai unik yang di tawarkan.
  • Cara mengetahui personal Branding diri sendiri
- meluangkan waktu untuk merenung tentang diri sendiri
- mengidentifikasi nilai-nilai inti yang diyakini dan yang ingin  ditonjolkan dalam personal branding
- membuat nama profesional yang ingin orang lain kenal
- membagikan karya yang menggambarkan tentang diri sendiri
- konsistensi dalam semua aspek personal branding termasuk tampilan visual, pesan, dan perilaku




Membangun komunikasi dengan mengapresiasi tulus orang lain serta penggunaan kata tolong, terima kasih dan maaf.

Mengapresiasi orang lain secara tulus

- Melihat Perubahan Positif Orang Lain (secara fisik, perilaku dan prestasi)
Teknik yang dapat digunakan : Direct AppreciationComparing to General, dan Comparing to Our Self
- mengapresiasi tanpa rasa iri dengki dan tidak mengumpat di dalam hati

Penggunaan kata "Tolong"

- menggunakan kata "tolong" pada saat hal yang dikerjakan tidak bisa dilakukan oleh diri sendiri
- menggunakan nada yang lebih rendah dengan orang yang dimintai tolong 
- mengungkapkan permintaan secara spesifik
- menggunakan kata sapaan sebelum kata "tolong", seperti "maaf" dan "permisi"

Penggunaan kata "Terima kasih"

- mengucapkan saat merasa bersyukur
- diucapkan setelah orang lain memberikan bantuan kepada kita
- spesifik dalam pengungkapan terima kasih
- mengucapkan terima kasih sesuai dengan budaya tempat kita berinteraksi 

Penggunaan kata "Maaf"

- digunakan apabila kita tidak bisa memenuhi permintaan atau ekspetasi orang lain
- kata "maaf" dapat digunakan sebagai kata sapaan sebelum meminta tolong kepada orang lain
- digunakan saat kita melakukan kesalahan kepada orang lain
- menggunakan kata "maaf" dengan tulus dan jujur tanpa membuat alasan berkepanjangan

Comments